Google belum lama ini menuduh Microsoft dan Nokia sekongkol
untuk coba menaikkan harga ponsel Android dengan mengeksploitasi paten.
Nokia membantah tudingan tersebut dan balik menuding bahwa Android
memang pada dasarnya bermasalah dengan pelanggaran paten.

Microsoft
menilai tudingan Google tersebut sebagai 'taktik putus asa'. Sedangkan
Nokia menyatakan tuduhan Google salah alamat. Nokia membantah berkolusi
dengan Microsoft untuk merugikan Android.
"Kedua perusahaan (Microsoft & Nokia-red) punya properti intelektual sendiri-sendiri," kata juru bicara Nokia yang dikutip detikINET dari Guardian, Rabu (6/6/2012). Ia malah balik menuduh Android bermasalah soal paten.
"Kami
setuju dengan Google bahwa perangkat Android punya isu pelanggaran
properti intelektual dan kami menyambut baik upaya konstruktif untuk
menghentikan penggunaan tidak berizin properti intelektual milik Nokia,"
tambah Nokia.
Nokia sendiri telah menggugat ViewSonic, salah
satu pembuat perangkat Android. Nokia menuding ada tablet ViewSonic yang
memakai patennya tanpa permisi.
Sedangkan Microsoft sudah lama
menyepakati lisensi dengan beberapa produsen Android seperti HTC dan
Acer yang menggunakan paten teknologinya. Sehingga Microsoft mendapat
jatah sejumlah uang dari tiap ponsel Android yang terjual.
Sumber : inet.detik.com